Deforestasi di Indonesia berkaitan erat dengan ekspansi industri kelapa sawit sebagai komoditas strategis nasional. Meskipun berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi dan devisa negara, perluasan perkebunan sawit telah mendorong hilangnya tutupan hutan, degradasi lingkungan, dan konflik agraria. Artikel ini menganalisis deforestasi sawit dalam perspektif politik lingkungan dengan menelaah relasi kuasa antara negara, korporasi, masyarakat lokal, dan aktor global. Metode penelitian menggunakan studi literatur terhadap berbagai penelitian dan dokumen kebijakan terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebijakan lingkungan cenderung bersifat normatif dan belum efektif akibat lemahnya implementasi, penegakan hukum, serta dominasi kepentingan industri. Tekanan pasar global dan wacana keberlanjutan turut mereproduksi ketimpangan struktural. Artikel ini menegaskan perlunya pendekatan kebijakan yang lebih transformatif dan berkeadilan ekologis.
Copyrights © 2026