Jurnal Idiomatik: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Vol. 9 No. 1 (2026): Kajian Kritis Bahasa, Sastra, Budaya, dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Analisis Semiotika Nilai Budaya dalam Tradisi Lisan Etnis Pakpak Mate Ncayur Ntua: Studi Literatur

Claudia Ratna Ningsih (Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Medan)
Ezra Natasya Hutabarat (Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Medan)
Siti Fadilah Aini Siregar (Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Medan)
Yasinta Theresya Claudia Malau (Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Medan)
Yuliana Sari (Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Medan)



Article Info

Publish Date
12 Jun 2026

Abstract

Tradisi lisan merupakan bagian penting dari warisan budaya takbenda yang berfungsi sebagai media pewarisan nilai, norma, dan identitas budaya suatu masyarakat. Salah satu tradisi lisan yang masih dipertahankan oleh masyarakat Pakpak di Sumatera Utara adalah Mate Ncayur Ntua, yaitu upacara adat kematian bagi orang tua yang telah lanjut usia dan menyelesaikan tanggung jawab sosialnya dalam keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai budaya yang direpresentasikan dalam tradisi lisan Mate Ncayur Ntua melalui perspektif semiotika Charles Sanders Peirce. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi literatur. Data diperoleh dari artikel ilmiah, buku, skripsi, prosiding, dan dokumen akademik yang relevan dengan tradisi lisan Pakpak, semiotika budaya, dan Mate Ncayur Ntua. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan mengacu pada klasifikasi tanda Peirce yang meliputi ikon, indeks, dan simbol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk-bentuk tanda yang dominan dalam tradisi lisan Mate Ncayur Ntua meliputi Tangis Milangi, Peseh-peseh, pemberian ulos, Gendang Si Sangkar Laus, dan pemanggilan nama almarhum. Tanda-tanda tersebut didominasi oleh kategori indeks dan simbol. Analisis semiotika menunjukkan bahwa tradisi lisan Mate Ncayur Ntua merepresentasikan nilai penghormatan, spiritualitas, solidaritas sosial, tanggung jawab keluarga, dan identitas budaya. Temuan ini menunjukkan bahwa tradisi lisan Mate Ncayur Ntua tidak hanya berfungsi sebagai bagian dari ritual kematian, tetapi juga sebagai media transmisi nilai budaya dan pelestarian identitas etnis Pakpak.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

idiomatik

Publisher

Subject

Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Jurnal Idiomatik adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Muslim Maros. Diterbitkan dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Juni dan ...