Jurnal Dialect
Volume 3 No. 1 Januari - Juni 2026

STUDI ETNOPEDAGOGI TENTANG PENDIDIKAN ANAK DALAM KELUARGA MASYARAKAT BATAK DI MEDAN DENAI BERBASIS NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL

Asrindah Nst (Universitas Dharmawangsa)
Buyung Solihin Hasugian (Universitas Dharmawangsa)



Article Info

Publish Date
10 Jun 2026

Abstract

Pendidikan keluarga memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan identitas budaya anak. Pada masyarakat Batak di Sumatera Utara, pendidikan anak tidak hanya berfungsi sebagai proses pengasuhan, tetapi juga sebagai sarana pewarisan nilai-nilai budaya yang diwariskan secara turun-temurun. Namun, perkembangan teknologi, modernisasi, dan perubahan pola kehidupan keluarga telah menghadirkan berbagai tantangan dalam mempertahankan nilai-nilai kearifan lokal sebagai dasar pendidikan anak. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan praktik pendidikan anak dalam keluarga masyarakat Batak, mengidentifikasi nilai-nilai kearifan lokal yang diajarkan kepada anak, serta menganalisis proses internalisasi nilai-nilai tersebut dalam pembentukan karakter anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi dalam perspektif etnopedagogi. Informan penelitian terdiri atas orang tua, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan anak-anak dalam keluarga Batak yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan anak dalam keluarga masyarakat Batak dilaksanakan melalui keteladanan, nasihat, pembiasaan, penggunaan bahasa daerah, serta keterlibatan anak dalam kegiatan adat dan kehidupan sosial masyarakat. Nilai-nilai kearifan lokal yang menjadi dasar pendidikan anak meliputi Dalihan Na Tolu, hamoraon, hagabeon, hasangapon, dan marsiadapari. Nilai-nilai tersebut diinternalisasikan melalui interaksi sehari-hari dalam keluarga dan berkontribusi dalam membentuk karakter anak, seperti sikap hormat, tanggung jawab, disiplin, kerja keras, solidaritas sosial, dan integritas. Penelitian ini juga menemukan bahwa keluarga berperan sebagai agen utama pewarisan budaya yang menjaga keberlanjutan nilai-nilai budaya Batak di tengah arus modernisasi. Temuan penelitian menghasilkan model etnopedagogi keluarga Batak berbasis kearifan lokal yang mengintegrasikan keteladanan, pembiasaan, komunikasi keluarga, keterlibatan dalam adat, dan sistem kekerabatan dalam proses pendidikan anak.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

dialect

Publisher

Subject

Description

Jurnal Dialect merupakan jurnal yang dikelola oleh pusat bahasa Universitas Dharmawnagsa Medan. Jurnal ini membahas ilmu dibidang bahasa dan budaya, sebagai wadah untuk menuangkan hasil penelitian baik secara konseptual maupun teknis yang berkaitan dengan ilmu bahasa dan budaya. Jurnal Dialect ...