Pariwisata berbasis potensi lokal memerlukan data spasial yang terstruktur untuk mendukung perencanaan pengembangan wilayah secara berkelanjutan. Jorong Batang Palupuah, Nagari Koto Rantang, memiliki potensi wisata yang beragam, namun belum terdokumentasi secara sistematis sehingga pemanfaatannya belum optimal. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan memetakan persebaran potensi wisata di wilayah tersebut sebagai dasar pengembangan desa wisata. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan dukungan analisis spasial. Data diperoleh melalui observasi lapangan, dokumentasi, pencatatan koordinat menggunakan Avenza Maps, serta didukung data sekunder terkait kondisi wilayah dan program Kampung Berseri Astra. Hasil penelitian menunjukkan terdapat sekitar 16 titik potensi wisata yang mencakup wisata alam, keanekaragaman hayati, edukasi lingkungan, dan UMKM masyarakat. Pemetaan spasial menghasilkan informasi persebaran potensi yang dapat mendukung pengelolaan wisata secara lebih terintegrasi dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026