Studi Budaya Nusantara
Vol. 10 No. 1 (2026): Jurnal Studi Budaya Nusantara

MENELUSURI ASPEK KERENTANAN BURUH KOPI DALAM SISTEM KERJA PANGGILAN DI KOPI KUTJUR

Tabina, Chiara (Unknown)
Siahaan, Clarisia Elleora Basaria (Unknown)
Sofiyulloh, Muhammad Aufah (Unknown)



Article Info

Publish Date
04 Jun 2026

Abstract

ABSTRAK Menelusuri Aspek Kerentanan Buruh Kopi dalam Sistem Kerja Panggilan di Kopi Kutjur. Penelitian ini mengkaji kerja panggilan dan kerentanan buruh kopi dalam usaha kopi skala rumah tangga yaitu Kopi Kutjur di Dusun Kucur, Desa Sumberrejo. Berada di kawasan lereng Gunung Arjuno, Kopi Kutjur berkembang sebagai simpul produksi kopi yang melibatkan buruh laki-laki dan perempuan dalam sistem kerja fleksibel yang mengikuti musim panen dan permintaan pasar. Melalui pendekatan kualitatif dengan observasi partisipan dan wawancara mendalam, penelitian ini menelusuri bagaimana kerja panggilan dijalani dalam praktik sehari-hari serta bagaimana kerentanan dimaknai oleh buruh dan pemilik usaha. Temuan menunjukkan bahwa fleksibilitas kerja memungkinkan buruh menyesuaikan ritme kerja dengan kehidupan domestik dan pekerjaan lain, namun juga menghadirkan ketidakpastian penghasilan dan relasi ketergantungan pada pemilik usaha. Kerentanan tersebut tidak selalu dipahami sebagai masalah struktural, melainkan sering diterima sebagai bagian dari kehidupan melalui nilai nrimo, meskipun buruh tetap melakukan bentuk-bentuk negosiasi kecil dalam keseharian mereka. Kata Kunci: kerja panggilan, buruh kopi, kerentanan kerja, relasi gender, nrimo ing pandum ABSTRACT Exploring the Vulnerability of Coffee Workers within an On-Call Labor System at Kopi Kutjur. This study examines on-call labor and workers’ vulnerability in a small-scale household coffee enterprise, Kopi Kutjur, located in Dusun Kucur, Sumberrejo Village. Situated on the slopes of Mount Arjuna, Kopi Kutjur has developed as a local coffee production hub that involves both male and female workers within a flexible labor system shaped by harvest seasons and market demand. Using a qualitative approach through participant observation and in-depth interviews, this research explores how on-call work is practiced in everyday life and how vulnerability is understood by both workers and the business owner. The findings show that labor flexibility allows workers to adjust their working rhythms to domestic responsibilities and other forms of livelihood. At the same time, it produces income uncertainty and relations of dependency on the owner. Such vulnerability is not always perceived as a structural problem, but is often accepted as part of everyday life through the cultural value of nrimo. Nevertheless, workers still engage in small, informal forms of negotiation in their daily practices. This study highlights how flexible labor, gender relations, and vulnerability are intertwined in the everyday production of coffee in a rural setting. Keywords: on-call labor, coffee workers, labor vulnerability, gender relations, nrimo ing pandum

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

sbn

Publisher

Subject

Religion Arts Humanities Environmental Science Social Sciences

Description

Jurnal Studi Budaya Nusantara (SBN) adalah media komunikasi ilmiah yang diterbitkan oleh Jurusan Seni dan Antropologi Budaya, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Brawijaya Malang. Jurnal ini dimaksudkan untuk mewadahi hasil penelitian dan kajian ilmiah di bidang seni dan budaya Nusantara sebagai ...