Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi relevansi ilmu komunikasi dalam praktik manajemen dakwah bagi mahasiswa di era digital. Ilmu komunikasi sebagai disiplin yang mempelajari proses penyampaian pesan memiliki peran penting dalam mendukung efektivitas fungsi-fungsi manajemen dakwah, meliputi perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengawasan. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan menganalisis berbagai literatur ilmiah, buku referensi, dan artikel terkait komunikasi serta dakwah. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan prinsip-prinsip komunikasi yang efektif, khususnya komunikasi persuasif dan retorika berbasis nilai-nilai Islam seperti Qaulan Sadida, berkontribusi signifikan terhadap keberhasilan penyampaian pesan dakwah kepada audiens (mad’u). Di tengah arus informasi digital yang semakin kompetitif, penguasaan strategi komunikasi yang tepat menjadi faktor penting dalam meningkatkan profesionalisme dan efektivitas lembaga dakwah. Dengan demikian, integrasi ilmu komunikasi dalam manajemen dakwah menjadi kebutuhan strategis untuk memperkuat kualitas penyebaran pesan keislaman di masyarakat.
Copyrights © 2026