Pengembangan pariwisata berbasis masyarakat menjadi salah satu pendekatan strategis dalam meningkatkan kesejahteraan warga sekaligus menjaga keberlanjutan sosial, budaya, dan lingkungan. Kabupaten Biak Numfor memiliki potensi wisata yang besar melalui kekayaan alam serta budaya masyarakat adat Biak yang menjadi daya tarik khas bagi wisatawan. Namun, pengelolaan homestay sebagai fasilitas pendukung pariwisata masih menghadapi berbagai keterbatasan, terutama pada aspek pelayanan wisatawan, manajemen usaha, pemasaran, dan pemanfaatan kearifan lokal sebagai nilai tambah destinasi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat adat Biak dalam mengelola homestay berbasis kearifan lokal guna mendukung kemandirian ekonomi yang berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) dan Community Based Tourism (CBT) melalui tahapan persiapan, pelatihan, praktik, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Sasaran kegiatan mencakup pengelola homestay, kelompok sadar wisata (Pokdarwis), aparat kampung, tokoh adat, dan masyarakat yang terlibat dalam pengembangan pariwisata. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam pengelolaan homestay, pelayanan wisatawan, pengelolaan keuangan sederhana, serta pemasaran digital. Selain itu, peserta semakin memahami pentingnya mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal ke dalam layanan homestay untuk menciptakan pengalaman wisata yang autentik dan berdaya saing. Pendampingan yang dilakukan juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengembangan ekonomi lokal berbasis pariwisata. Secara keseluruhan, program ini memberikan dampak positif terhadap penguatan kapasitas masyarakat adat Biak dalam mengelola homestay berbasis kearifan lokal serta mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan yang mampu meningkatkan pendapatan dan kemandirian ekonomi masyarakat.
Copyrights © 2026