Vitamin C bersifat higroskopis sehingga rentan terhadap kelembapan dan panas, maka formulasi tablet dipilih menggunakan metode kempa langsung yang memerlukan eksipien dengan sifat alir dan kompresibilitas baik. Penelitian ini bertujuan memperoleh eksipien co-processed campuran laktosa dan amilum yang optimum serta memenuhi persyaratan sifat fisik granul dan aplikasinya pada tablet vitamin C. Formula co-processed dirancang menggunakan perangkat lunak Design Expert versi 13 metode Simplex Lattice Design dengan variasi rasio laktosa dan amilum pada delapan formula. Evaluasi granul meliputi kecepatan alir, sudut diam, kompresibilitas, dan rasio Hausner, sedangkan evaluasi tablet meliputi kekerasan, kerapuhan, dan waktu hancur. Hasil penelitian menunjukkan formula optimum pada rasio laktosa dan amilum 38:42 mg dengan nilai desirability 0,720. Kombinasi modifikasi laktosa, amilum, dan HPMC melalui metode pregelatinasi dan co-processed memengaruhi sifat fisik granul dan sifat fisika-kimia tablet vitamin C, yaitu meningkatkan kecepatan alir, rasio Hausner, dan kekerasan tablet, serta menurunkan kerapuhan dan waktu hancur. Hasil uji tablet berturut-turut menunjukkan kekerasan 5,69; 8,24; 6,62 kg, kerapuhan 0,006; 0,004; 0,005%, dan waktu hancur 3,25; 5,16; 10,13 detik.
Copyrights © 2026