Tanaman melon merupakan salah satu tanaman buah yang paling populer di Indonesia. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pupuk guano dan biochar sekam padi, serta pengaruh interaksi antara kombinasi perlakuan tersebut terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman melon. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Mei hingga Agustus 2025 di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian, Universitas Samudra, Kota Langsa, Provinsi Aceh. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAK) dengan 2 faktor, yaitu pemberian Pupuk Guano (P) yang terdiri dari 4 tingkatan, yaitu P0 = Kontrol / tanpa pupuk guano, P1 = 1,05 kg/petak (10 ton/ha), P2 = 2,01 kg/petak (20 ton/ha), P3 = 3,15 kg/petak (30 ton/ha). Selain itu, diberikan juga Biocharcoal Sekam Padi (B) yang terdiri dari 4 tingkatan, yaitu B0 = Kontrol/tanpa biocharcoal sekam padi, B1 = 0,52 kg/petak (5 ton/ha), B2 = 0,78 kg/petak (7,5 ton/ha), B3 = 1,05 kg/petak (10 ton/ha). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis pupuk guano mempunyai pengaruh yang sangat signifikan terhadap beberapa parameter pengamatan, dengan hasil terbaik yang diperoleh pada dosis 3,15 kg/petak (30 ton/ha) pupuk guano. Pemberian biocharcoal sekam padi mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap beberapa parameter pengamatan dengan hasil terbaik yang diperoleh pada dosis 0,78 kg/petak (7,5 ton/ha).
Copyrights © 2026