Industri konveksi sebagai bagian dari sektor UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia, namun masih menghadapi berbagai permasalahan seperti rendahnya produktivitas, tingginya tingkat pemborosan, serta sistem manajemen produksi yang belum optimal, khususnya pada sistem Make to Order (MTO). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas UMKM konveksi melalui penerapan Lean Manufacturing. Pendekatan penelitian difokuskan pada identifikasi aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah serta pengkajian terhadap berbagai bentuk pemborosan yang terjadi selama proses produksi. Berdasarkan hasil pengamatan, diperoleh tingkat defect sebesar 8% dari total produksi tahunan, yang mengindikasikan bahwa proses produksi masih belum efisien. Setelah dilakukan perbaikan melalui penataan alat kerja, penerapan line balancing, dan pengelompokan proses menjadi 4 stasiun kerja, terjadi peningkatan efisiensi yang signifikan. Total waktu produksi menurun menjadi 1635,76 detik (lebih cepat 49%), NVA berkurang menjadi 217,29 detik (turun 81,6%), serta waiting time berhasil dieliminasi menjadi 0 detik.
Copyrights © 2026