Penelitian ini bertujuan mengevaluasi aspek ekonomi teknik dalam transisi dari kendaraan berbahan bakar minyak ke kendaraan listrik (EV). Analisis dilakukan menggunakan pendekatan Total Cost of Ownership (TCO) dan Life Cycle Costing (LCC) untuk menilai efisiensi konversi dan struktur biaya energi. Kelayakan investasi diukur melalui indikator Net Present Value (NPV) dan Payback Period. Hasil penelitian menunjukkan bahwa investasi kendaraan listrik layak secara ekonomi dengan nilai NPV sebesar Rp32.398.158 dan periode pengembalian modal selama 0,52 tahun. Selain itu, integrasi kendaraan listrik dengan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) mampu meningkatkan efisiensi biaya jangka panjang melalui penurunan biaya energi operasional dan peningkatan keberlanjutan. Temuan ini menunjukkan bahwa adopsi kendaraan listrik memberikan manfaat ekonomi yang signifikan serta mendukung transisi menuju penggunaan energi yang lebih bersih dan efisien.
Copyrights © 2026