Rempah-rempah merupakan bagian penting dari budaya dan kesehatan masyarakat Indonesia karena memiliki banyak manfaat, seperti meningkatkan daya tahan tubuh, mengurangi risiko penyakit degeneratif, dan membantu terapi tambahan. Konsumsi minuman herbal berbasis rempah meningkat selama pandemi COVID-19. Untuk menyelidiki pengolahan minuman rempah, kandungan fitokimia, dan manfaat kesehatannya, review ini memeriksa lima puluh jurnal nasional dan internasional selama sepuluh tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jahe, kunyit, serai, kayu manis, secang, dan daun kelor mengandung minyak atsiri, flavonoid, alkaloid, dan saponin yang berfungsi sebagai antiinflamasi, antioksidan, dan modulator sistem kekebalan tubuh. Selain itu, terbukti bahwa edukasi herbal dan konsumsi minuman rempah meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup orang tua. Untuk memastikan keamanan dan efektivitasnya di masa depan, penelitian lanjutan dengan desain eksperimental yang lebih ketat masih diperlukan. Secara umum, alternatif alami yang murah, aman, dan mudah diakses untuk menjaga kesehatan masyarakat adalah rempah-rempah.
Copyrights © 2026