Penelitian ini mengkaji transformasi perilaku politik kader Partai Golkar Kota Padang, berfokus pada dinamika kepemimpinan dan pola pengambilan keputusan setelah memasuki struktur pemerintahan. Menggunakan desain studi kasus kualitatif, data dihimpun melalui wawancara mendalam dengan Sekretaris DPD Partai Golkar Kota Padang 2025–2030 (mantan ASN Kementerian Keuangan dua dekade). Analisis menggunakan coding tematik berbasis teori legitimasi Weber, cartel party Katz-Mair, bounded rationality Simon, inkrementalisme Lindblom, dan Hukum Besi Oligarki Michels, serta diperkuat narrative literature review terhadap 22 jurnal akademik (2010–2026). Temuan menunjukkan transformasi perilaku politik tidak linear, melainkan hasil interaksi pergeseran struktural, akses sumber daya, dan tekanan normatif elite. Kepemimpinan yang ditampilkan bersifat transformasional-normatif, mengubah peran birokrat yang terbatas menjadi mediator aspirasi publik yang ekspansif. Pengambilan keputusan partai mengikuti pola deliberasi kolektif yang mencerminkan model inkrementalisme. Penelitian ini menegaskan bahwa keterlibatan dalam partai politik tidak selalu berupa kooptasi kepentingan, melainkan berpotensi membuka ruang bertindak lebih luas bagi kader berorientasi pelayanan publik.
Copyrights © 2026