Fokus kajian ini berada pada kualitas laporan keuangan Bank Perekonomian Rakyat (BPR) di Kota Batam. Isu kualitas pelaporan masih relevan karena BPR menghadapi tuntutan akuntabilitas yang tinggi, sementara kapasitas sumber daya dan sistem sering tidak merata. Ketepatan, keandalan, dan kepatuhan laporan keuangan menjadi penentu utama dalam menjaga kepercayaan regulator dan pemangku kepentingan. Kajian ini menelaah peran literasi keuangan, pemanfaatan teknologi informasi, dan sistem pengendalian internal sebagai faktor yang berkaitan dengan variasi kualitas laporan keuangan. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan rancangan asosiatif kausal. Data primer diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan kepada 180 pegawai BPR di Kota Batam yang terlibat langsung dalam fungsi keuangan, kepatuhan, dan audit internal. Pemilihan responden dilakukan secara purposive Analisis regresi linear berganda diterapkan setelah seluruh asumsi klasik terpenuhi. Literasi keuangan, pemanfaatan teknologi informasi, dan sistem pengendalian internal berkaitan signifikan dengan kualitas laporan keuangan, baik secara individual maupun bersama-sama. Nilai koefisien determinasi mengindikasikan kontribusi yang kuat dari ketiga variabel dalam menjelaskan variasi kualitas laporan. Peningkatan kualitas laporan keuangan BPR tidak hanya bergantung pada aspek teknis pencatatan, tetapi juga pada kompetensi SDM dan efektivitas sistem pengendalian yang diterapkan secara konsisten
Copyrights © 2026