Dalam pembangunan ekonomi daerah, pendidikan berperan penting dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penurunan kemiskinan, namun efektivitasnya sangat dipengaruhi oleh kondisi pasar tenaga kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji hubungan antara pendidikan terhadap kemiskinan di Provinsi Lampung dari tahun 2015 hingga 2024 melalui lensa Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT). Data panel yang mencakup 15 kabupaten dan kota di Provinsi Lampung menjadi dasar analisis kuantitatif ini. Analisis jalur menggunakan regresi data panel digunakan dengan bantuan EViews untuk mengkaji data yang diperoleh dari BPS, yang meliputi rata-rata lama pendidikan, Tingkat Pengangguran Terbuka, dan tingkat kemiskinan. Pendidikan secara signifikan dan positif mempengaruhi TPT (p = 0,0004), menurut temuan (r = 0,6209). Selain itu, pendidikan secara signifikan dan negatif mempengaruhi kemiskinan (r=-0,2042, p=0,0000), tetapi TPT secara signifikan dan positif mempengaruhi kemiskinan (r=-0,0286, p=0,0002) karena pengaruhnya yang menguntungkan. Mengkonfirmasi keterlibatan substansial TPT dalam memoderasi pengaruh pendidikan terhadap kemiskinan, temuan uji Sobel menunjukkan nilai statistik 2,6496 dengan nilai p 0,0080. Akhirnya, pendidikan membantu mengurangi kemiskinan dalam dua cara: secara langsung dan tidak langsung. Namun, seberapa baik pasar tenaga kerja dapat menyerap orang-orang berpendidikan sangat menentukan seberapa bermanfaat pendidikan dalam hal ini.
Copyrights © 2026