Abstrak Penelitian ini menganalisis pengembangan Salaut, produk UMKM kuliner berbasis basreng sapi, dalam upaya meningkatkan daya saingnya di pasar nasional. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan wawancara dan studi pustaka, penelitian ini mengeksplorasi aspek strategi pemasaran berdasarkan konsep 7P (Product, Price, Place, Promotion, People, Process, Physical Evidence). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Salaut memiliki unique value propositions, seperti produk berbasis daging sapi tanpa bahan pengawet dan kemasan yang menarik, didukung oleh penggunaan platform digital dan pemberdayaan masyarakat. Meskipun menghadapi tantangan dalam harga dan ketersediaan bahan baku, Salaut terus meningkatkan kualitas produk dan jangkauan pemasaran. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan UMKM dengan menawarkan referensi strategis untuk memperkuat daya saing produk di sektor kuliner. Kata Kunci: UMKM, Basreng, bauran pemasaran 7P, pengembangan produk, daya saing Abstrak Penelitian ini menganalisis pengembangan usaha Salaut, produk UMKM berbasis basreng daging sapi, dalam upaya meningkatkan daya saing di pasar nasional. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui wawancara dan studi literatur, penelitian ini mengeksplorasi aspek strategi pemasaran berdasarkan konsep 7P (Product, Price, Place, Promotion, People, Process, Physical Evidence). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Salaut memiliki nilai jual yang unik, seperti berbahan dasar daging sapi tanpa pengawet dan kemasan menarik, serta didukung pemanfaatan platform digital dan pemberdayaan masyarakat. Meskipun menghadapi tantangan dalam penetapan harga dan ketersediaan bahan baku, Salaut terus meningkatkan kualitas produk dan jangkauan pemasaran. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pengembangan UMKM dengan memberikan referensi strategi untuk memperkuat daya saing produk di sektor kuliner. Kata Kunci: UMKM, basreng, bauran pemasaran 7P, pengembangan produk, daya saing
Copyrights © 2026