Pertumbuhan adopsi sepeda listrik di Indonesia belum diimbangi dengan kajian empiris yang memadai mengenai faktor penerimaan teknologi ini, khususnya pada Generasi Z di kabupaten menengah. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh Persepsi Manfaat terhadap Niat Menggunakan dan Penggunaan Aktual sepeda listrik, serta peran mediasi Niat Menggunakan pada hubungan tersebut, dengan mengadaptasi sebagian kerangka Technology Acceptance Model (TAM). Pendekatan kuantitatif diterapkan melalui survei terhadap 100 responden Generasi Z pengguna sepeda listrik di Kabupaten Jombang yang dipilih secara purposive sampling dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Persepsi Manfaat berpengaruh positif dan signifikan terhadap Niat Menggunakan dan Penggunaan Aktual, sementara Niat Menggunakan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Penggunaan Aktual. Temuan utama mengindikasikan bahwa pengaruh Persepsi Manfaat terhadap Penggunaan Aktual bekerja melalui dua jalur sekaligus, yaitu secara langsung dan melalui mediasi Niat Menggunakan, dengan Niat Menggunakan sebagai jalur yang paling dominan. Hasil ini memberikan implikasi bagi pelaku usaha dan pemerintah daerah dalam merancang strategi pemasaran dan kebijakan adopsi sepeda listrik yang lebih tepat sasaran bagi Generasi Z. Kata Kunci : Persepsi Manfaat, Niat Menggunakan, Penggunaan Aktual, Sepeda Listrik, Generasi Z
Copyrights © 2026