Keterbatasan mutu material pada perumahan subsidi, khususnya komponen kayu yang berdekatan dengan tanah, menyebabkan kerentanan terhadap serangan rayap yang dapat mempercepat kerusakan bangunan dan menurunkan usia pakai rumah. Kondisi ini menimbulkan urgensi perlunya upaya pencegahan dan pengendalian rayap yang efektif, aman, dan mudah diterapkan oleh masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat Perumahan Melanesia, Desa Bagik Polak, dalam mendeteksi dini serangan rayap serta menerapkan metode pengendalian rayap berbasis IPTEKS melalui sistem baiting (pengumpanan) yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan deteksi dini, identifikasi jenis rayap, dan penerapan teknologi sistem baiting pada titik-titik rawan di sekitar bangunan. Sistem baiting diterapkan sebagai teknologi tepat guna yang memanfaatkan perilaku sosial rayap untuk menekan populasi koloni tanpa merusak struktur bangunan. Kegiatan pengabdian telah mampu meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam pencegahan serangan rayap, terpasangnya sistem baiting sebagai model pengendalian rayap pada perumahan subsidi, tersusunnya panduan praktis pengendalian rayap berbasis IPTEKS, serta rekomendasi teknis untuk peningkatan keawetan komponen kayu bangunan secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026