Zakat merupakan instrumen penting dalam meningkatkan kesejahteraan umat Islam melalui distribusi ekonomi dan penguatan solidaritas sosial. Namun, realisasi penghimpunan zakat di Indonesia, termasuk di Kota Metro, masih belum sebanding dengan potensi yang tersedia. Kondisi ini menunjukkan perlunya strategi komunikasi dakwah yang efektif untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi dakwah pemasaran yang diterapkan oleh BAZNAS Kota Metro dalam meningkatkan partisipasi zakat masyarakat serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif melalui studi lapangan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman dengan teknik triangulasi untuk menjaga keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BAZNAS Kota Metro menerapkan strategi komunikasi dakwah pemasaran melalui penyampaian pesan religius yang persuasif, pemanfaatan media komunikasi digital dan konvensional, serta kerja sama dengan instansi pemerintah dan organisasi masyarakat. Strategi tersebut berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam berzakat, meskipun masih menghadapi kendala seperti rendahnya literasi zakat, keterbatasan sumber daya manusia, dan pemanfaatan media digital yang belum optimal.
Copyrights © 2026