Al - Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Vol 11 No 01 (2026): Al-Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir

TRADISI MENGAJI TUJUH HARI TUJUH MALAM DI KUBURAN: Studi Living Qur’an Pada Masyarakat Desa Sei Berombang Kab. Labuhanbatu

Masliani Masliani (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara)
Muhammad Akbar Rosyidi Datmi (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara)



Article Info

Publish Date
29 May 2026

Abstract

Masyarakat Desa Sei Berombang memiliki tradisi mengaji tujuh hari tujuh malam di kuburan yang dilaksanakan pada saat salah satu warga meninggal. Tradisi ini dilakukakan sebagai bentuk menjaga warisan leluhur sehingga perlu dilakukan kajian untuk menilai tradisi tersebut menurut pandangan al-Qur'an. Metode yang digunakan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Setelah melakukan wawancara, peneliti menemukan bahwa tokoh agama memandang tradisi ini merupakan tradisi yang baik dan tidak bertentangan dengan al-Qur'an. Praktik tradisi ini dilakukan oleh 4 orang dengan mengaji secara keseluruhan, setiap orangnya minimal 3 kali khatam. Tradisi ini dilangsungkan oleh ahli umpan yang terkena musibah dengan memberikan upah kepada mereka yang melakukannya. Kemudian masyarakat setempat menganggap bahwa tradisi ini adalah hal yang positif untuk dilakukan dan mereka tidak pernah terganggu akan tradisi ini. Peneliti menyimpulkan bahwa masyarakat Desa Sei Berombang telah mengamalkan al-Qur'an dengan bentuk melestarikan tradisi mengaji tujuh hari tujuh malam di kuburan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

alt

Publisher

Subject

Social Sciences Other

Description

Al-Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Quran dan Tafsir: is a peer review of a national journal published by the Tarbiyah Department of Al Hidayah Islamic High School in Bogor in an Islamic Education study program. This journal focuses on issues of Qur'anic science and ...