Penelitian ini menganalisis ketidakpastian dalam proyek Enterprise Resource Planning (ERP), yang sering menyebabkan deviasi terhadap target waktu dan biaya. Fokus penelitian ini adalah untuk mengevaluasi ketahanan kinerja proyek dalam menghadapi ketidakpastian serta mengidentifikasi titik kritis dalam hubungan antara durasi dan biaya proyek. Pendekatan kuantitatif berbasis simulasi Monte Carlo dengan 500 iterasi digunakan untuk menghasilkan berbagai skenario proyek berdasarkan distribusi probabilitas parameter durasi dan biaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skenario S1.4 (fast-tracking) dan S2.5 (ideal case) memiliki ketahanan tertinggi (100%) karena dapat memenuhi target waktu dan biaya secara konsisten. Namun, S1.4 lebih realistis diterapkan dibandingkan S2.5. Sebaliknya, skenario S1.5 (extreme crashing) menunjukkan titik kritis, karena meskipun durasi tercepat tercapai, biaya proyek meningkat drastis dan probabilitas sesuai anggaran turun menjadi 0%. Temuan ini menegaskan bahwa percepatan proyek bukan solusi yang selalu efektif. Sebaliknya, strategi yang mempertahankan keseimbangan antara waktu, biaya, dan risiko lebih tahan terhadap ketidakpastian dalam proyek ERP. Penelitian ini memberikan wawasan baru dalam pengambilan keputusan berbasis probabilistik pada manajemen proyek ERP
Copyrights © 2026