Verbum Christi
Vol 13 No 1 (2026): Model Teologi Publik Kristen Bagi Masyarakat Indonesia

Frasa berit ‘ām dalam Nyanyian Hamba

Yonky Karman (Sekolah Tinggi Filsafat Theologi Jakarta)



Article Info

Publish Date
28 May 2026

Abstract

Frasa Ibrani berit ‘ām unik karena hanya muncul dua kali di seluruh Perjanjian Lama (Yes. 42:6; 49:8). Akan tetapi, para penerjemah Alkitab bergumul untuk memberikan terjemahan bermakna. Dari varian yang ada, dua terjemahan perlu disoroti secara khusus: TNK “a covenant people” dan TB2 “perantara perjanjian” (42:6). Untuk itu, pertama-tama terjemahan berit ‘ām bertumpu pada semantik dan sintaksis Ibrani. Kemudian, frasa Ibrani itu dimaknai dalam konteks Nyanyian Hamba dan akhirnya dimaknai dalam dua konteks kitab suci. Dalam konteks kitab suci Yahudi, tafsirnya bersifat nonkristologis dengan Israel sebagai fokus. Dalam konteks kitab suci Kristen, tafsir kristologis dengan Yesus Kristus sebagai personalisasi Sang Hamba. Hasilnya menawarkan sebuah terjemahan berit ‘ām dalam bahasa Indonesia yang mengadopsi misi ganda Sang Hamba (nasional, universal) sebagai “perjanjian bagi umat” (Israel), alih-alih-alih perjanjian bagi umat manusia.  

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

VC

Publisher

Subject

Religion Humanities

Description

Jurnal ini berfokus pada studi-studi dalam teologi Reformed antara lain studi biblika, sistematika, historis, apologetika, filosofis, etika, praktika dan ...