Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa akuntansi terhadap akuntansi keberlanjutan dalam konteks pendidikan akuntansi di Universitas Pendidikan Ganesha. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei melalui kuesioner yang disebarkan kepada 95 mahasiswa akuntansi semester enam. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa frekuensi, persentase, dan nilai rata-rata (mean). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa telah mengenal konsep pembangunan berkelanjutan dan memiliki tingkat familiaritas yang relatif tinggi, dengan perguruan tinggi sebagai sumber utama informasi. Namun demikian, hasil statistik deskriptif menunjukkan bahwa pemahaman mahasiswa terhadap beberapa aspek akuntansi keberlanjutan belum merata. Nilai rata-rata yang rendah pada beberapa item mengindikasikan bahwa aspek-aspek keberlanjutan yang bersifat aplikatif dan kontekstual belum sepenuhnya terintegrasi dalam proses pembelajaran akuntansi. Temuan ini menunjukkan bahwa pendidikan akuntansi di Universitas Pendidikan Ganesha telah memberikan pengenalan awal terhadap isu keberlanjutan, namun masih memerlukan penguatan integrasi yang lebih sistematis dalam kurikulum. Secara praktis, integrasi akuntansi keberlanjutan dapat dilakukan melalui penyisipan studi kasus keberlanjutan, analisis laporan ESG, serta pembahasan dampak sosial dan lingkungan dalam mata kuliah inti seperti Akuntansi Keuangan, Akuntansi Manajemen, dan Audit. Upaya ini diharapkan mampu membentuk pemahaman mahasiswa yang lebih komprehensif dan aplikatif terhadap peran akuntansi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
Copyrights © 2026