Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya risiko financial distress pada perusahaan sektor transportasi dan logistik akibat tekanan ekonomi global. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh efisiensi operasional, likuiditas, kapasitas pembayaran bunga, dan struktur kepemilikan terhadap financial distress. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan auditan perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021 sampai dengan 2024. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling dan menghasilkan 108 observasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi operasional, likuiditas, dan kapasitas pembayaran bunga berpengaruh positif dan signifikan terhadap financial distress. Sementara itu, struktur kepemilikan tidak berpengaruh signifikan terhadap financial distress. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kondisi financial distress lebih dipengaruhi oleh kinerja operasional dan kondisi keuangan perusahaan dibandingkan dengan struktur kepemilikan. Kata kunci: financial distress; efisiensi operasional; likuiditas; kapasitas pembayaran bunga; struktur kepemilikan
Copyrights © 2026