Pertumbuhan UMKM di Kota Kupang menunjukkan peningkatan signifikan mencapai sekitar 34.434 unit usaha, dengan 17.222 di antaranya dikelola oleh generasi milenial. Perkembangan ini mencerminkan potensi ekonomi yang besar, namun masih dihadapkan pada masalah pengelolaan keuangan yang belum efisien karena banyak pelaku usaha masih menggunakan pencatatan manual yang rentan kesalahan, memakan waktu, dan meningkatkan biaya operasional. Di sisi lain, digitalisasi akuntansi menawarkan solusi untuk meningkatkan efisiensi dan menekan biaya, meskipun hasil penelitian sebelumnya masih menunjukkan temuan yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digitalisasia kuntansi terhadap efisiensi operasional dan pengurangan biaya pada UMKM generasi milenial di Kota Kupang. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer melalui kuesioner kepada pelaku UMKM yang dipilih menggunakan purposive sampling dengan kriteria usaha minimal satu tahun dan telah melakukan pencatatan keuangan. Data dianalisis menggunakan regresi berganda dengan bantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi akuntansi berpengaruh positif dan signifikan terhadap efisiensi operasional serta pengurangan biaya pada UMKM generasi milenial di Kota Kupang. Semakin tinggi tingkat penerapan digitalisasi akuntansi semakin besar peningkatan efisiensi dan penghematan biaya yang diperoleh. Kesimpulannya, digitalisasi akuntansi menjadi strategi penting dalam meningkatkan kinerja dan daya saing UMKM di era digital.
Copyrights © 2026