Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya kasus kecurangan dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Buleleng yang menunjukkan adanya kelemahan pengawasan dan tata kelola keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tekanan finansial, kompetensi sumber daya manusia, ineffective monitoring, budaya organisasi, moralitas individu, dan perilaku tidak etis terhadap kecenderungan kecurangan pada BUMDes se-Kabupaten Buleleng. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada pengelola BUMDes di Kabupaten Buleleng. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan program statistik yang diawali dengan uji kualitas data, uji asumsi klasik, dan pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan finansial, ineffective monitoring, dan perilaku tidak etis berpengaruh positif dan signifikan terhadap kecenderungan kecurangan, kompetensi sumber daya manusia dan budaya organisasi berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kecenderungan kecurangan, serta moralitas individu berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kecenderungan kecurangan.
Copyrights © 2026