Kesadaran siswa terhadap pentingnya memahami peraturan lalu lintas masih rendah, sehingga dibutuhkan media pembelajaran yang interaktif dan mudah dipahami. Penelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi edukasi berbasis Augmented Reality (AR) untuk pengenalan rambu dan undang-undang lalu lintas menggunakan metode Multimedia Development Life Cycle (MDLC). Tahapan penelitian meliputi konsep, desain, pengumpulan materi, pembuatan, pengujian, dan distribusi. Aplikasi yang dihasilkan mampu menampilkan objek 3D rambu lalu lintas disertai audio, teks penjelasan, serta kuis interaktif sebagai evaluasi pemahaman. Hasil pengujian menunjukkan bahwa aplikasi berjalan sesuai spesifikasi melalui blackbox testing, dengan seluruh fungsi utama (pemindaian marker, navigasi menu, penyajian materi, dan kuis) dapat dijalankan dengan baik. Evaluasi usability menggunakan System Usability Scale (SUS) melibatkan 10 siswa sebagai responden dan menghasilkan nilai rata-rata 91,75, yang termasuk kategori Excellent Usability. Nilai ini menegaskan bahwa aplikasi tidak hanya berfungsi secara teknis, tetapi juga nyaman, mudah digunakan, dan efektif sebagai media pembelajaran. Keterbatasan penelitian ini terletak pada cakupan materi yang masih terbatas pada beberapa rambu lalu lintas serta uji coba yang hanya dilakukan pada sampel kecil siswa. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya disarankan memperluas cakupan konten dan jumlah responden, serta mengintegrasikan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung pembelajaran adaptif. Dengan demikian, penelitian ini berhasil menjawab rumusan masalah dan memberikan kontribusi bagi bidang Software Engineering dalam penerapan metode MDLC untuk pengembangan perangkat lunak edukatif berbasis AR.
Copyrights © 2026