Kemajuan teknologi informasi telah mendorong transformasi signifikan dalam sektor layanan medis, khususnya melalui digitalisasi sistem kesehatan yang meningkatkan efisiensi, aksesibilitas, dan kualitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran teknologi informasi dalam transformasi layanan medis serta implikasinya terhadap ekonomi berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi pustaka terhadap berbagai literatur ilmiah yang relevan pada periode 2018–2025. Data dikumpulkan dari jurnal internasional, laporan lembaga, dan publikasi akademik, kemudian dianalisis menggunakan teknik content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi seperti telemedicine, kecerdasan buatan (AI), big data, dan Internet of Things (IoT) mampu meningkatkan akurasi diagnosis, mempercepat proses pelayanan, serta memperluas jangkauan layanan kesehatan, terutama di daerah terpencil. Selain itu, digitalisasi layanan kesehatan berkontribusi terhadap efisiensi biaya operasional, peningkatan produktivitas tenaga kerja, serta mendorong pertumbuhan industri berbasis teknologi kesehatan. Namun, implementasi teknologi masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan infrastruktur, keamanan data, dan rendahnya literasi digital. Oleh karena itu, diperlukan dukungan kebijakan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta penguatan sistem digital untuk mengoptimalkan manfaat teknologi informasi dalam sektor kesehatan. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi teknologi informasi tidak hanya meningkatkan kualitas layanan medis, tetapi juga berperan penting dalam mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026