Penelitian ini menganalis pengaruh transaksi manual dan transaksi digital terhadap peningkatan laba pada UKM Thrif menggunakan regresi linear berganda. Hasil menunjukkan bahwa koefisien konstanta sebesar -84.839.443,439 tidak signifikan (sig. 0,130 > 0,05), sementara transaksi manual memiliki koefisien negatif sebesar -0,234 yang tidak signifikan (sig. 0,753 > 0,05) menandakan tidak ada pengaruh nyata terhadap peningkatan laba. Sebaliknya, transaksi digital berkoefisien positif 1,330 dan signifikan (sig. 0,001 < 0,05), dimana setiap peningkatan satu satuan transaksi digital memprediksi kenaikan laba sebesar 1,33%. Uji t mengonfirmasi hipotesis H1 (ttransaksi manual berpengaruh signifikan) ditolak, sedangkan H2 (transaksi digital berpengaruh signifikan) diterima, dengan beta standar transaksi digital (1,058) jauh lebih kuat daripada transaksi manual (-0,060). Temuan ini menekankan peralihan ke transaksi digital sebagai pendorong utama peningkatan laba, sememtara transaksi manual gagal mencapai break event point dan tidak berkontribusi signifikan. Uji signifikan secara statistik memperkuat temuan bahwa hanya transaksi digital yang memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan laba. Dengan demikian, rekomendasi strategis bagi manajemen adalah untuk lebih memfokuskan pengelolaan dan pengembangan transaksi digital sebagai faktor kunci peningkatan laba.
Copyrights © 2026