Studi ini mengkaji hubungan antara variabel makroekonomi (tingkat suku bunga, laju inflasi, dan pertumbuhan ekonomi) dengan performa harga saham pada sektor real estate dan properti di BEI selama kurun waktu 2020-2024. Pendekatan riset yang digunakan adalah kuantitatif asosiatif dengan memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari BI, BPS, dan harga penutupan saham dari BEI. Teknik analisis regresi linear berganda beserta pengujian asumsi klasik diaplikasikan melalui program SPSS versi 29. Temuan riset memperlihatkan bahwa tingkat suku bunga dan laju inflasi sama-sama menunjukkan korelasi positif tetapi tidak mencapai taraf signifikansi, sementara pertumbuhan ekonomi memiliki korelasi negatif yang juga tidak signifikan. Pengujian secara bersamaan menunjukkan bahwa kombinasi ketiga variabel makroekonomi ini tidak memberikan dampak yang signifikan pada harga saham sektor real estate dan properti. Hasil ini menggarisbawahi bahwa fluktuasi harga saham pada sektor tersebut lebih dipengaruhi oleh dinamika internal korporasi dan regulasi spesifik sektor ketimbang kondisi makroekonomi secara umum.
Copyrights © 2026