Penelitian ini membahas tantangan yang dihadapi calon wirausahawan pemula di Kota Kupang. Rendahnya minat berwirausaha disebabkan oleh keterbatasan informasi strategi bisnis dan sulitnya akses permodalan. Kajian ini penting karena wirausaha dapat membantu menurunkan angka pengangguran dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Instrumen berupa kuesioner terdiri dari 40 pernyataan, mencakup 11 item untuk variabel jaringan relasi (X1), 15 untuk kepribadian (X2), dan 14 untuk minat berwirausaha (Y). Responden adalah masyarakat Kota Kupang berusia 25–35 tahun dari suku Jawa dan Bugis. Hasil uji instrumen menunjukkan bahwa instrumen penelitian layak digunakan. Selanjutnya, uji asumsi klasik dilakukan untuk menguji kelayakan data. Teknik analisis yang digunakan adalah deskriptif, regresi berganda dan uji hipotesis. Hasil analisis menunjukkan bahwa jaringan relasi berpengaruh positif (0.065), namun tidak signifikan (0.577 > 0.05) terhadap minat berwirausaha. Kepribadian berpengaruh positif (0.829) dan signifikan (0.001 < 0.05). Secara simultan, jaringan relasi dan kepribadian berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha. Kata kunci: Jaringan Relasi, Kepribadian, Minat Berwirausaha, Suku, Wirausahawan
Copyrights © 2026