Studi ini bertujuan untuk menganalisis manajemen risiko sumber daya manusia (SDM) di bisnis Pizza Pit berdasarkan teori tawakal. Masalah utama yang diidentifikasi adalah sentralisasi keahlian produksi pada individu kunci, inkonsistensi kualitas produk, hilangnya nilai bahan baku akibat kelalaian, dan rendahnya kemampuan komunikasi garda depan dalam situasi konflik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan peninjauan dokumen operasional. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengintegrasian konsep manajemen risiko SDM dengan pendekatan spiritual berdasarkan teori tawakal, yang menekankan tidak hanya aspek teknis ikhtiar (usaha) tetapi juga dasar aqidah (iman) dan penerimaan qadr (takdir). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat risiko SDM di Pizza Pit didominasi oleh kategori sangat tinggi dan tinggi, khususnya pada ketergantungan individu kunci (skor 20) dan inkonsistensi kualitas produk (skor 15). Studi ini menghasilkan usulan penanganan risiko yang terstruktur, mulai dari transfer pengetahuan, standardisasi visual, kontrol administratif, hingga standardisasi skrip layanan. Penerapan teori tawakal memperkuat pendekatan manajemen risiko dengan menekankan upaya maksimal sebelum berserah kepada Allah SWT
Copyrights © 2026