Penelitian ini mengeksplorasi analisis pengaruh konten video digital terhadap pola bicara dan perilaku imitasi pada kalangan usia anak hingga remaja. Kajian litceratur ini menggunakan pendekatan metode SLR (Systematic Literature Review) dengan menelusuri serta meninjau 13 artikel ilmiah publikasi rentang tahun 2015 hingga 2025. Proses peninjauan artikel meliputi identifikasi, evaluasi, dan interpretasi data. Hasil studi literatur mengindikasikan bahwa paparan konten video digital, terutama yang diakses melalui platform media sosial memberikan dampak berarti terhadap pola bicara dan kecenderungan perilaku imitasi pada anak dan remaja. Media digital memberi ruang bebas bagi kreativitas dan pembelajaran sosial, namun juga mendorong tindakan meniru, ekspresi, dan kemampuan komunikasi yang tidak selalu sejalan dengan norma sosial maupun norma budaya. Kesimpulannya, eksposur konten video digital memiliki peran ganda, yaitu sebagai sarana pembelajaran dan kreativitas sekaligus sebagai sumber perilaku imitasi pembentuk pola komunikasi pada anak dan remaja. Oleh karena itu, diperlukan pendampingan dan pengawasan langsung dari orang tua serta peningkatan literasi digital yang berkelanjutan untuk mendorong penggunaan media yang positif.
Copyrights © 2025