Penelitian ini menganalisis keterkaitan antara belanja pemerintah terhadap kesejahteraan Masyarakat di kawasan Bali Nusa Tenggara. Variabel kesejahteraan diproksikan menggunakan PDRB per kapita ADHK, sedangkan variable penjelas terdiri atas belanja Kesehatan, belanja Pendidikan, belanja infrastruktur, PMTB, konsumsi rumah tangga dan dummy Covid-19. Data yang digunakan merupakan data panel kabupaten/kota di provinsi Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur selama periode 2014-2022. Metode analisis yang digunakan merupakan regresi data panel dengan model Fixed Effect Model. Hasil penelitian menunjukan bahwa belanja kesehatan dan konsumsi rumah tangga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan. Belanja pendidikan dan PMTB berpengaruh negatif dan signifikan, sedangkan belanja infrastruktur dan dummy Covid-19 tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, seluruh variabel dalam model berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat. Temuan ini menunjukan bahwa peningkatan kesejahteraan tidak hanya ditentukan oleh besarnnya anggara, tetapi juga oleh ketepatan alokasi, kualitas pelaksanaan program, pemerataan investasi dan kemampuan menjaga daya beli masyarakat.
Copyrights © 2026