Studi ini mengkaji dampak pengeluaran pemerintah daerah terhadap pembangunan manusia di 41 kabupaten/kota yang berada di wilayah Bali, NTB, dan NTT. Pembangunan manusia diukur menggunakan UHH untuk merepresentasikan aspek kesehatan dan RLS untuk menggambarkan aspek pendidikan. Variabel independen yang digunakan meliputi pengeluaran kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur, sementara Konsumsi rumah tangga dan investasi digunakan sebagai variabel kontrol. Temuan ini menggunakan metode kuantitatif berbasis data panel, yang dianalisis menggunakan regresi data panel melalui Uji Chow, Uji Hausman, dan Uji Lagrange Multiplier. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa pengeluaran kesehatan dan konsumsi rumah tangga memberikan pengaruh positif serta nyata terhadap UHH, sementara itu, pengeluaran pendidikan dan konsumsi rumah tangga terbukti berdampak positif dan signifikan terhadap RLS. Pengeluaran infrastruktur menunjukkan pengaruh negatif yang signifikan terhadap UHH maupun RLS, sedangkan investasi belum terbukti memberikan dampak yang nyata. Temuan ini menunjukkan bahwa pengeluaran pada sektor kesehatan dan pendidikan berperan efektif dalam meningkatkan pembangunan manusia, sementara pengeluaran infrastruktur dan investasi masih perlu dioptimalkan.
Copyrights © 2026