Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh risiko sumber daya manusia, risiko teknologi, risiko proses, dan risiko lingkungan terhadap kinerja operasional dalam industri perkebunan sawit. Permasalahan utama yang diangkat adalah masih tingginya tingkat risiko yang belum dikelola secara terintegrasi sehingga berdampak pada rendahnya produktivitas dan keberlanjutan usaha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap responden yang terlibat dalam kegiatan operasional perkebunan. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda untuk menguji hubungan antara variabel independen dan variabel dependen. Keterbaruan penelitian ini terletak pada pendekatan komprehensif yang mengintegrasikan empat dimensi risiko dalam satu model analisis yang belum banyak dikaji secara simultan dalam penelitian sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variabel risiko memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja operasional, dengan risiko sumber daya manusia sebagai faktor dominan. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan model manajemen risiko terintegrasi yang dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan strategis dalam meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan industri perkebunan sawit.
Copyrights © 2026