Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan model pengembangan kompetensi bagi Tim Manajemen Risiko di BKPSDM Kota Sukabumi yang mampu meningkatkan efektivitas pelaksanaan Manajemen Risiko. Latar belakang penelitian menunjukkan adanya kesenjangan kompetensi, terutama dalam pemahaman konsep risiko, keterampilan teknis, serta aspek perilaku seperti koordinasi dan tanggung jawab individu. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif (qualitative research) dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam (in-depth interview), kuesioner, dan telaah dokumen, yang dianalisis menggunakan Soft System Methodology (SSM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi tim masih berada pada kategori rendah hingga sedang, dengan kelemahan utama pada dimensi pengetahuan dan keterampilan. Berdasarkan analisis tersebut, dirumuskan model pengembangan kompetensi SUKABEST (Sukabumi Competency-Based System for Risk Management Team Development) yang berbasis kebutuhan aktual, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan lima dimensi kompetensi: motif, karakteristik bawaan, konsep diri, pengetahuan, dan keterampilan. Model ini menggunakan pendekatan Input–Process–Output dan activity loop untuk memastikan proses pengembangan yang sistematis dan berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan kompetensi yang terstruktur dan kontekstual menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas pengelolaan risiko dan mendukung pencapaian tujuan organisasi secara efektif.
Copyrights © 2026