Tingginya tuntutan pekerjaan, target kinerja, dan tekanan administratif pada instansi pemerintah dapat memengaruhi kinerja pegawai apabila tidak didukung oleh pengelolaan beban kerja dan kepemimpinan yang baik. Fenomena tersebut juga terjadi pada Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Singaraja, di mana pegawai menghadapi beban kerja yang tinggi namun tetap dituntut mempertahankan kualitas pelayanan dan capaian kinerja organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban kerja dan gaya kepemimpinan terhadap kinerja pegawai. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif kausal dengan teknik total sampling sehingga seluruh pegawai dijadikan responden penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert. Analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja dan gaya kepemimpinan secara simultan maupun parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Beban kerja yang terstruktur mampu meningkatkan produktivitas, sedangkan gaya kepemimpinan yang komunikatif dan suportif mampu meningkatkan motivasi, disiplin, serta efektivitas kerja pegawai dalam mencapai tujuan organisasi secara optimal.
Copyrights © 2026