Kebutuhan akan koneksi jaringan internet yang stabil dan efisien semakin meningkat, terutama di lingkungan perguruan tinggi yang mengandalkan layanan daring untuk kegiatan akademik dan administrasi. Permasalahan umum yang sering terjadi adalah distribusi bandwidth yang tidak merata, tidak adanya pemisahan trafik berdasarkan prioritas layanan, serta lemahnya manajemen trafik data. Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia menghadapi kondisi tersebut, di mana pengguna jaringan mengalami penurunan kualitas akses terutama pada jam-jam sibuk. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem manajemen bandwidth berbasis MikroTik dengan memanfaatkan fitur Queue Tree dan Mangle. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan PPDIOO (Prepare, Plan, Design, Implement, Operate, Optimize), yang memungkinkan penerapan sistem jaringan yang sistematis dan berkelanjutan. Fokus penelitian ini adalah pada proses penandaan trafik dan pengaturan alokasi bandwidth berdasarkan jenis layanan, sehingga layanan prioritas seperti sistem informasi akademik dan pembelajaran daring dapat berjalan dengan lebih optimal. Penelitian ini juga melibatkan pengujian parameter kualitas layanan jaringan Quality of Service dan pengumpulan data persepsi pengguna terhadap perubahan performa jaringan setelah implementasi sistem.
Copyrights © 2026