Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis dampak disharmonisasi rumah tangga terhadap kehidupan sosial anak serta upaya meminimalkannya. Menggunakan metode studi deskriptif kualitatif kepustakaan, hasilnya menunjukkan konflik berkepanjangan, kurang komunikasi, hingga perceraian menimbulkan gangguan psikologis, kesulitan bersosialisasi, penurunan prestasi, dan risiko perilaku menyimpang pada anak. Diperlukan peran orang tua, dukungan sekolah, dan partisipasi masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan anak
Copyrights © 2026