Penelitian ini mengkaji interferensi bahasa Jawa ke dalam bahasa Indonesia dalam film Sekawan Limo sebagai bentuk kontak bahasa pada masyarakat bilingual. Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk interferensi, faktor penyebab, dan fungsi penggunaan interferensi bahasa Jawa dalam dialog film. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiolinguistik. Data penelitian berupa tuturan tokoh dalam film Sekawan Limo yang mengandung interferensi bahasa Jawa ke bahasa Indonesia. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode simak dan catat, kemudian dianalisis menggunakan teknik identifikasi, klasifikasi, dan interpretasi data. Hasil penelitian menunjukkan adanya 34 data interferensi yang terdiri atas 26 interferensi leksikal, 3 interferensi morfologis, dan 5 interferensi sintaktis, sedangkan interferensi fonologis tidak ditemukan. Interferensi leksikal menjadi bentuk yang paling dominan. Interferensi dalam film berfungsi memperkuat identitas budaya Jawa, karakterisasi tokoh, kedekatan sosial, serta menciptakan dialog yang realistis.
Copyrights © 2026