Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi identitas budaya Melayu melalui elemen arsitektur, simbolisme, dan fungsi sosial Istana Maimun di Medan, Sumatera Utara. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi lapangan, data dikumpulkan melalui pengamatan langsung, dokumentasi, dan wawancara informal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arsitektur dan ornamen Istana Maimun mengandung nilai-nilai budaya Melayu yang kuat, seperti hierarki sosial,kesopanan, dan simbol keberlanjutan kerajaan. Selain menjadi situs sejarah, istana ini juga berfungsi sebagai ruang edukasi dan pelestarian budaya yang aktif. Temuan ini menegaskan bahwa Istana Maimun bukan hanya peninggalan masa lalu, melainkan juga media dinamis dalam mempertahankan dan merepresentasikan identitas budaya Melayu secara kontekstual.
Copyrights © 2026