Penelitian ini menekankan pentingnya pengelolaan dana desa yang akuntabel, hal tersebut didorong oleh besarnya anggaran dan munculnya kasus korupsi di beberapa desa. Akuntabilitas dipengaruhi oleh pemanfaatan teknologi informasi, sistem pengendalian internal, kompetensi aparatur desa, serta partisipasi masyarakat dalam pengelolaan keuangan desa. Penelitian ini menggunakan metode survei, jenis data yang digunakan adalah data kualitatif dan data kuantitatif, sumber data yang digunakan data primer dan data sekunder. Populasi dalam penelitian ini adalah perangkat desa pada Pemerintah Desa di Kabupaten Sukoharjo, yaitu sebanyak 450 orang. Jumlah sampel yang diteliti sebanyak 210 orang. Besar sampel dihitung dengan menggunakan tabel Krejcie & Morgan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan: kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji t, uji F dan koefisien determinasi. Hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa pemanfaatan teknologi informasi, sistem pengendalian internal, kompetensi sumber daya manusia, dan partisipasi masyarakat berpengaruh signifikan terhadap akuntabilitas pengelolaan dana desa pada pemerintah desa di Kabupaten Sukoharjo.
Copyrights © 2026