Keselamatan operasional kendaraan tambang merupakan aspek krusial dalam kegiatan pertambangan. PT Antang Gunung Meratus saat ini menggunakan sistem berbasis web (ANZAM) untuk pelaporan Pemeriksaan dan Pengecekan Harian (P2H), namun keterbatasan akses di lapangan menghambat efektivitas proses pelaporan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul P2H berbasis mobile dalam aplikasi AGM Connect dengan memanfaatkan Flutter untuk sisi frontend dan Laravel sebagai backend API, yang terintegrasi dengan sistem ANZAM berbasis MySQL. Metode pengembangan menggunakan pendekatan Waterfall melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, dan pengujian. Hasil pengujian dengan metode Black Box menunjukkan bahwa seluruh fitur berjalan sesuai kebutuhan, mencakup autentikasi pengguna, pengisian form digital, validasi otomatis, notifikasi ke Telegram, serta penentuan status kendaraan. Aplikasi ini mampu meningkatkan efisiensi serta memungkinkan pelaporan inspeksi kendaraan tambang dilakukan secara real-time di lapangan.
Copyrights © 2025