Jurnal Kreativitas PKM
Vol 9, No 6 (2026): Volume 9 Nomor 6 (2026)

Optimalisasi Peran Kader untuk Meningkatkan Kewaspadaan Stroke melalui Pendekatan Health Belief Model Berbasis Aplikasi Android

Gratsia Victoria Fernandez (Prodi Ilmu Keperawatan, Fakultas Kedokteran, Universitas Sam Ratulangi)
Finny Warouw (Prodi Neurologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Sam Ratulangi)
Alfonsius Ade Wirawan (Prodi Ilmu Keperawatan, Fakultas Kedokteran, Universitas Sam Ratulangi)



Article Info

Publish Date
01 Jun 2026

Abstract

ABSTRAK Kurangnya pemahaman kader dan masyarakat mengenai faktor risiko maupun pertolongan pertama stroke serta belum melakukan deteksi dini, sementara keterbatasan tenaga, anggaran, dan fasilitas turut menjadi kendala, sehingga diperlukan pelatihan, sarana pendukung, dan media edukasi agar kader dapat berperan optimal dalam pencegahan dan pengendalian risiko stroke. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas peran kader dalam meningkatkan kewaspadaan terhadap stroke melalui pelatihan dan penyediaan fasilitas pendukung. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan metode sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan rata-rata nilai pre test 13,03 dan post test 17,80 (p value 0,05). Selain itu, 80% kader menunjukkan peningkatan keterampilan dalam melakukan peningkatan kewaspadaan terhadap stroke dan 75% kader dan peserta prolanis menyatakan aplikasi SIGAP Stroke mudah diakses, informatif serta mendapatkan respon positif dengan tingkat kepuasan yang tinggi. Penerapan aplikasi SIGAP Stroke dan pemanfaatan alat deteksi dini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader melakukan deteksi dini secara mandiri, serta mendapat respon positif dari masyarakat khususnya kader dan peserta prolanis. Kata Kunci: Aplikasi, Health Belief, Kewaspadaan, Stroke.  ABSTRACT The lack of understanding among health cadres and the community regarding stroke risk factors and first aid, as well as the absence of early detection efforts, along with limitations in workforce, budget, and facilities, remain significant challenges. Therefore, training, supporting facilities, and educational media are required to enable cadres to play an optimal role in stroke prevention and risk control. This program aimed to enhance the capacity of cadres in raising stroke awareness through training and the provision of supporting facilities. The implementation of activities was carried out through socialization, training, technology application, mentoring, and evaluation. The results showed a significant improvement in knowledge, with an average pre-test score of 13.03 and a post-test score of 17.80 (p-value 0.05). In addition, 80% of cadres demonstrated improved skills in increasing stroke awareness, and 75% of cadres and Prolanis participants reported that the SIGAP Stroke application was easily accessible, informative, and received positive responses with a high level of satisfaction. The implementation of the SIGAP Stroke application and the use of early detection tools proved effective in increasing knowledge and skills of cadres in conducting independent early detection, as well as gaining positive responses from the community, particularly cadres and Prolanis participants. Keywords: Application, Health Belief, Awareness, Stroke.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

kreativitas

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada ...