Stunting merupakan permasalahan gizi kronis yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Kota Makassar dan wilayah kerja Puskesmas Minasa Upa. Prevalensi stunting yang masih ditemukan menunjukkan perlunya strategi intervensi yang lebih efektif, terutama melalui pendekatan promotif dan preventif berbasis edukasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu bayi dan balita mengenai stunting melalui pemanfaatan media audiovisual berupa video edukasi. Metode yang digunakan meliputi identifikasi masalah, penentuan prioritas intervensi, pelaksanaan edukasi menggunakan media video di beberapa posyandu, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test pada 30 responden ibu balita stunting. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan pengetahuan ibu yang ditandai dengan peningkatan kategori pengetahuan baik dari 43,3% sebelum intervensi menjadi 80% setelah intervensi. Temuan ini menunjukkan bahwa media audiovisual efektif dalam meningkatkan pemahaman ibu mengenai penyebab, dampak, dan pencegahan stunting. Edukasi berbasis media inovatif perlu dikembangkan secara berkelanjutan sebagai bagian dari strategi percepatan penurunan stunting di tingkat pelayanan kesehatan primer.
Copyrights © 2026