Stabilitas obat penting untuk menjaga mutu, keamanan, dan efektivitas terapi, terutama pada obat yang telah digunakan dan disimpan di apotek. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi stabilitas fisik sediaan sirup, salep, dan tetes mata setelah penyimpanan di Apotek Ngudi Waluyo. Metode penelitian menggunakan deskriptif observasional dengan pendekatan eksperimental laboratorium. Sampel terdiri dari 17 sediaan sirup, 13 sediaan salep, dan 5 sediaan tetes mata. Parameter yang diamati meliputi warna, bau, pH, volume, dan bobot selama empat minggu penyimpanan. Data dianalisis secara deskriptif dan menggunakan uji Kruskal-Wallis. Hasil penelitian menunjukkan seluruh sediaan tetap stabil selama penyimpanan tanpa terjadinya perubahan organoleptis, pH, volume, maupun bobot. Nilai pH sirup berada pada rentang 4-9, salep 4-6, dan tetes mata 6-7 serta tetap konstan selama pengamatan. Uji statistic menunjukkan tidak teradapat perbedaan signifikan pada seluruh parameter yang diuji dengan nilai signifikansi pH sebesar 1,0 (p>0,05), sedangkan volume dan bobot sebesar 0,392 (p>0,05). Sediaan sirup, salep, dan tetes mata yang disimpan di Apotek Ngudi Waluyo memiliki stabilitas fisik yang baik selama empat minggu penyimpanan sehingga tetap aman dan layak digunakan sesuai standar penyimpanan obat.
Copyrights © 2026