Bata ringan tipe cellular lightweight concrete (CLC) merupakan material dinding non-struktural yang berpotensi menurunkan beban mati bangunan, tetapi penggunaannya masih menghadapi tantangan teknis akibat rendahnya kuat tekan dan tingginya daya serap air. Palm oil fuel ash (POFA) dari limbah biomassa sawit berpotensi digunakan sebagai substitusi parsial semen. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh POFA sebagai pengganti sebagian semen pada kadar 0 - 30% terhadap kuat tekan, daya serap air bata ringan CLC. POFA digiling dua kali menggunakan mesin disc mill dengan saringan No.200. Benda uji kubus 50×50×50 mm diuji pada umur 7 dan 28 hari dengan perlakuan normal curing dan steam curing. Hasil menunjukkan bahwa substitusi 10% POFA memberikan kinerja terbaik, dengan kuat tekan 3,53 MPa pada normal curing 28 hari, dan 3,57 MPa pada steam curing 28 hari. Campuran ini juga menghasilkan daya serap air terendah, yaitu 21,58% dan 1,66% pada kondisi yang sama. Nilai strength activity index tertinggi juga dicapai pada substitusi 10% POFA. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan 10% POFA layak untuk menghasilkan bata ringan CLC rendah semen dengan kinerja mekanik dan absorpsi yang lebih baik untuk aplikasi dinding non-struktural berkelanjutan.
Copyrights © 2026