Segmen Jalan Kebun Agung hingga Gunung Kapur di Kota Samarinda kerap mengalami genangan pada saat intensitas hujan tinggi. Kondisi tersebut disebabkan oleh sistem drainase eksisting yang belum mampu berfungsi secara optimal. Situasi tersebut memberikan dampak negatif terhadap kelancaran arus lalu lintas, integritas struktur perkerasan jalan, serta keselamatan pengguna jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kemampuan saluran drainase yang ada dalam menampung debit air hujan. Pendekatan yang digunakan meliputi analisis hidrologi dan hidraulika. Pengolahan data curah hujan dilakukan dengan memanfaatkan Distribusi Gumbel dan Metode Log Pearson Tipe III untuk memperoleh besaran hujan rencana, sedangkan debit rancangan dihitung menggunakan Metode Rasional. Selanjutnya, evaluasi kapasitas saluran dilakukan berdasarkan pengukuran dimensi di lapangan, pola aliran, serta kondisi fisik saluran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas tampung saluran drainase eksisting sebesar 6,128 m³/det pada kala ulang 2 tahun dan 6,561 m³/det pada kala ulang 5 tahun. Nilai tersebut menunjukkan bahwa saluran drainase masih mampu menampung debit rancangan. Meskipun demikian, penyesuaian dimensi saluran pada beberapa ruas serta pelaksanaan pemeliharaan rawatan secara rutin tetap diperlukan guna mencegah sedimentasi dan penyumbatan yang dapat menurunkan kapasitas aliran saluran.
Copyrights © 2026