Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi risiko yang terjadi pada budidaya ikan lele di PT Juragan Eternak Indonesia, menganalisis faktor penyebabnya, serta merumuskan strategi mitigasi yang diterapkan perusahaan. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan tiga risiko utama yang dihadapi perusahaan, yaitu risiko produksi berupa serangan penyakit ikan lele, risiko operasional berupa keterbatasan tenaga kerja kompeten, dan risiko pemasaran berupa ketidakseimbangan antara permintaan pasar dan kapasitas produksi. Faktor penyebab risiko produksi meliputi kualitas pakan, kualitas air, dan kebersihan media budidaya. Risiko operasional disebabkan oleh terbatasnya tenaga kerja terampil, sedangkan risiko pemasaran dipengaruhi oleh fluktuasi permintaan pasar, keterbatasan pasokan benih, dan kondisi cuaca. Strategi mitigasi yang diterapkan meliputi pengendalian kualitas air dan pakan, pemeliharaan sanitasi kolam, pengembangan program magang, serta penguatan kemitraan budidaya untuk mendukung keberlanjutan usaha dan peningkatan produktivitas.
Copyrights © 2026